12 Hari Pencarian, 1 Anak yang Tenggelam di Kali Ciliwung Ditemukan

Ilustrasi. Anak panti asuhan, BP, yang tenggelam di Kali Ciliwung, Jakarta Selatan akhirnya ditemukan pada Jumat (27/1) setelah 12 hari pencarian. (MartinStr/Pixabay)
Follow Us

Jurnal Pilar | Ibnu Sayyid Daffa

Jakarta, Pilarnusantara.id – Anak panti asuhan bernama Bintang Putra Elfian (12) yang tenggelam di Kali Ciliwung, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu akhirnya ditemukan pada Jumat (27/1). Korban berhasil ditemukan setelah 12 hari proses pencarian.

Bacaan Lainnya

Bintang dan dua anak panti asuhan lainnya tenggelam di Kali Ciliwung pada Minggu (15/11) lalu saat sedang mandi dan akhirnya terseret arus.

Kapolsek Jagakarsa Kompol Multazam mengatakan korban pertama kali ditemukan saksi yang sedang mencari udang dan ikan.

“(Saksi) melihat sesuatu benda yang menyangkut di bambu dan setelah didekati dan dilihat lebih jelas ternyata seorang mayat seorang laki-laki,” kata Multazam dalam keterangannya, Jumat (27/1).

Kata Multazam, korban saat ditemukan dalam keadaan telanjang dada dan menggunakan celana panjang jenis jeans.

Berdasarkan keterangan saksi, pakaian yang dikenakan korban ini sama dengan yang dipakai saat mandi di sungai dan tenggelam.

“Setelah dilakukan konfirmasi dan dicocokkan dengan keterangan saksi pengurus panti asuhan pakaian korban terakhir pada saat hanyut ada kecocokan dengan pakaian korban,” tutur Multazam.

Kendati demikian, Multazam mengatakan pihaknya tetap melakukan proses identifikasi untuk memastikan korban adalah Bintang.

“Apabila hasil identifikasi oleh pihak RS adalah saudara Bintang maka pihak yayasan akan memakamkannya,” ucap Multazam.

‘”Apabila sesuai dengan pemeriksaan RS maka pada hari ke-12 korban tenggelam dinyatakan berhasil ditemukan,” sambungnya.

Sebelumnya, tiga anak dari sebuah panti asuhan di wilayah Jagakarsa, Jakarta Selatan hanyut di Kali Ciliwung, Minggu (15/1).

Insiden ini bermula saat korban SR (11) mengajak teman-temannya untuk mandi di Kali Ciliwung sekitar pukul 17.00 WIB, tepatnya di dekat Taman Pingkal Lenteng Agung. Mereka disebut pergi mandi di kali tanpa seizin pengurus panti.

Setiba di lokasi, mereka langsung turun ke kali. Lalu, sekitar pukul 17.15 WIB, korban SR dan BPE hanyut terbawa arus sungai. Keduanya sempat ditolong oleh R, tetapi dia justru ikut terbawa arus.

Saat itu, R sempat terbawa arus sejauh 30 meter dan tersangkut di rumpun pohon. R kemudian diselamatkan oleh sekuriti Taman Pingkal.

Sementara korban SR ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Selasa (17/1) pagi atau dua hari setelah insiden terjadi.