161 Siswa di Bali Keracunan Makanan di Sekolah, Polisi Turun Tangan

Ilustrasi anak dirawat di rumah sakit.
Follow Us

Jurnal Pilar | 161 Siswa di Bali Keracunan Makanan di Sekolah, Polisi Turun Tangan

Denpasar, Pilarnusantara.id – Sebanyak 161 siswa SMP Negeri Satu Atap ll, Desa Tambakan Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, Bali keracunan makanan di acara perpisahan kenaikan kelas dan pembagian raport. Makanan yang mereka santap disediakan oleh panitia dari pihak sekolah.

“Sebanyak 161 siswa mengalami gangguan kesehatan dan diduga keracunan akibat makanan yang disediakan panitia,” kata Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Sumarjaya, Sabtu (4/6) malam.

Bacaan Lainnya

Mulanya, para siswa menghadiri acara perpisahan kenaikan kelas dan pembagian raport. Para siswa diberikan snack dan nasi bungkus oleh panitia acara.

Mereka lalu pulang ke rumah masing-masing setela selesai makan sekitar pukul 12.30 WIB. Selang 30 menit kemudian, beberapa siswa mengalami gejala mual, sakit perut, muntah dan kepala pusing. Bahkan ada yang tak sadarkan diri.

“Selanjutnya dibawa oleh orang tuanya ke rumah sakit yang ada di wilayah Kabupaten Buleleng,” kata Gede Sumarjaya.

Sebagian siswa yang keracunan masih ditangani Rumah Sakit Pratama Girimas. Ada pula yang dirawat di Rumah Sakit Umum, Rumah Sakit Kerta Usada, Rumah Sakit Perama Sidi dan Rumah Sakit Balimed Singaraja.

“Kasus ini, masih sedang diselidiki oleh pihak Polsek Kubutambahan,” ujar Gede Sumarjaya.