2 Gempa Susulan Terjadi di Cianjur Jumat Dini Hari

Ilustrasi. Bangunan-bangunan rumah yang rusak akibat gempa Cianjur berkekuatan M 5,6, Senin (23/11). (CNN Indonesia /Andry Novelino)
Follow Us

Jurnal Pilar | Ibnu Sayyid Daffa

Cianjur, Pilarnusantara.id – Dua gempa susulan tercatat terjadi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Jumat (25/11) dini hari.

Pantauan Pilarnusantara.id di lokasi saat gempa susulan terjadi pada Jumat dini hari, guncangan terasa di jalan Masjid Agung, Cianjur.

Bacaan Lainnya

Tidak terlalu banyak warga yang berhamburan keluar ke jalan saat gempa terasa.

Namun, sumir-sumir suara warga yang sadar akan gempa cukup terdengar.

Merujuk pada laporan di situs Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa susulan pertama terjadi pada pukul 01.44 WIB dengan kekuatan magnitudo 4,1.

Pusat gempa berada di darat 12 KM Barat Daya Cianjur dengan kedalaman 10 kilometer. Koordinat gempa berada di 6,89 Lintang Selatan – 107,05 Bujur Timur.

Kemudian, gempa tercatat terjadi lagi pada pukul 03.51 WIB dengan kekuatan magnitudo 3,4. Pusat gempa berada di darat 7 KM Barat Daya Cianjur dengan kedalaman 6 KM. Koordinat gempa berada di 6,85 Lintang Selatan – 107,08 Bujur Timur.

Menurut Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono lewat unggahannya di Twitter, gempa susulan yang terjadi sampai 25 November pukul 06.00 WIB tercatat sebanyak 236 kali.

Gempa susulan yang terjadi berkekuatan paling besar magnitudo 4,2 dan paling kecil magnitudo 1,2.

Sementara gempa yang mengguncang Cianjur awalnya terjadi pada Senin (21/11) dengan kekuatan magnitudo 5,6. Gempa berpusat di darat dengan kedalaman 10 KM.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB), per Kamis (24/11), jumlah korban tewas akibat gempa Cianjur mencapai 272 orang. Puluhan orang belum ditemukan.

Selain itu, puluhan ribu warga juga mengungsi karena tempat tinggal rusak.