Akibat Pesta MIRAS, Berbuntut Pembacokan

Dendam Lama Berujung Pembacokan
Follow Us

Korensponden : Hasyem | Editor : Sayyid Daffa

PilarNusantara.id – Telah terjadi tindak pembacokan yang dilakukan oleh Sdr Aziz, 28 tahun, asal Rt 09 Dusun Temba Romba Ds Sumi Kecamatan Lambu terhadap korban An. Sdr Puasa, asal Rt 07 Ds Rato Kecamatan Lambu sape Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, Jumat 10 Desember 2021

Bermula dari acara pesta miras bersama, antara korban dan pelaku, sama sama dalam keadaan mabuk, hingga terjadi percekcokan, sehingga pelaku An. Aziz dan korban An. Sdr Puasa sama sama mengalami luka bacok.

Kronologis kejadian berawal dari terungkapnya kejadian lama yang pernah terjadi di antar kedua belah pihak, pada bulan januari tahun 2021 lalu, hingga berbuntut percekcokan dan perkelahian. Saudara Azis yang telah menyimpan rasa Dendam, akhinya kalap mata dan melakukan tindakan pembacokan pada saudara Puasa, hingga mengakibatkan saudara Puasa (Korban) mengalami luka yang cukup Serius pada bagian Perut sebelah kanan, robek hingga mengeluarkan usus. Dan Korban yang berusaha menahan rasa sakit dan mencoba melawan, hingga melakukan pembacokan pada bagian Kepala Pelaku (Saudara Azis) pada bagian kiri.

Bacaan Lainnya

Atas kejadian tersebut, antara pelaku dan korban sama sama mengalami luka yang cukup serius, dan korban saudara Puasa, langsung di larikan ke RSUD Bima, sedangkan Pelaku Saudara Azis, untuk sementara, hingga berita ini di turunkan masih dalam perwatan PKM (Puskesmas) Sape Bima.

Antara Pelaku dan Korban, dari hasil pantauan Jurnalis PilarMedia, masih ada hubungan keluarga, namun aparat keamanan yang telah mengaetahui dan menangani kasus ini, masih berjaga jaga untuk menghindari pertikaian atau bentrok lanjutan dari pihak keluarga yang merasa tidak terima dengan kejadian yang menimpa saudara Puasa, selaku Korban.

Pihak aparat keamanan yang berada di lokasi dan langsung melakukan himbauan kepada pihak keluarga pelaku dan korban agar tidak melakukan aksi saling serang dan menghimbau agar persoalan ini diselesaikan secara hukum yang berlaku. Namun dalam pantauan sementara kondisi dilokasi kejadian hingga saat ini situasi di antara ke dua Desa terpantau aman dan kondusif, adapun pihak keamanan masih melakukan upaya penjagaan untuk mengantisipasi terjadinya aksi balas dendam antara pihak keluarga korban dan pihak keluarga pelaku. (Hasyem/PilarMedia/PN.id)

Tinggalkan Balasan