Apa Itu Asia Talent Cup ATC Mandalika?

Gelaran Asia Talent Cup di Sirkuit Mandalika tahun lalu. Pada akhir pekan ini, Sirkuit Mandalika kembali menggelar balapan ATC.
Follow Us

Jurnal Pilar | Apa Itu Asia Talent Cup ATC Mandalika?

Jakarta, Pilarnusantara.id – Ajang balap Asia Talent Cup (ATC) masuk ke dalam agenda MotoGP Mandalika sebagai featuring race atau balapan pendukung, 18-20 Maret mendatang.

Asia Talent Cup adalah turnamen balap untuk memberi kesempatan bagi talenta balap dari negara-negara Asia dan Oseania. Ajang ini sudah mulai digagas pada 2013 dan resmi bergulir sejak 2014 lalu hingga kini.

Dorna Sports yang juga promotor MotoGP dan World Superbike menjadi penyelenggara ajang ini. Alberto Puig ditunjuk menjadi Direktur Asia Talent Cup.

Bacaan Lainnya

Satu hal unik dari ATC adalah penggunaan sistem ‘One Make Bike’. Artinya, seluruh pembalap menggunakan jenis motor yang sama, yaitu Honda NSF250R.

ATC diikuti oleh 22 pembalap dari Indonesia, China, Jepang, Malaysia, Singapura, Filipina, dan Thailand. Setiap peserta harus mengikuti seleksi ketat dari masing-masing tim.

Indonesia adalah salah satu negara langganan mengirim wakilnya ke ATC. Pada edisi perdana, Wilman Hammar menjadi satu-satunya wakil di seri pertama. Kemudian di seri kedua, tampil Andi Muhammad Fadly.

Prestasi tertinggi Indonesia di ATC diraih oleh Andi Gilang yang finis di peringkat ketiga klasemen akhir musim 2016. Pada 2019, Indonesia sempat hampir bersaing di papan atas berkat kehadiran Afridza Munandar.

Sayangnya, Afridza mengalami kecelakaan parah pada seri terakhir ATC 2019 di Sirkuit Sepang, Malaysia. Afridza dinyatakan meninggal dunia setelah balapan.

Di musim kedelapan penyelenggaraan ATC, untuk pertama kalinya Indonesia menjadi tuan rumah salah satu seri balap. Sirkuit Mandalika, NTB, terpilih menggelar balapan seri keenam atau edisi penutup musim pada 12-14 November 2021 lalu.

Selang beberapa bulan kemudian, Sirkuit Mandalika kembali dipercaya menggarap acara serupa. Kali ini, ATC digelar bersamaan dengan MotoGP Mandalika pada 18-20 Maret mendatang.

Pada musim balap 2022, Indonesia menurunkan empat pembalap untuk mengaspal di ATC. Mereka adalah Veda Ega Pratama, Reykat Yusuf Fadillah, Aan Riswanto, dan Muhammad Diandra Trihardika.

Menyimak wakil Indonesia di ATC dapat menjadi hal menarik karena talenta potensial lahir dari turnamen ini. Sebut saja Mario Suryo Aji yang sempat menjajaki ATC, kini berhasil menembus kasta Moto3 bersama Honda Team Asia di musim 2022.

Sempat tampil di dua seri Moto3 melalui jalur wild card pada musim 2021 lalu, di musim 2022 Mario menjadi satu-satunya pembalap Indonesia yang tampil di kejuaraan dunia Moto3.