BPBD: Tanah Bergerak Fenomena Bencana Alam Baru di Sobang Pandeglang

Foto: Dampak tanah bergerak di Pandeglang
Follow Us

Jurnal Pilar | Tanah Bergerak Fenomena Bencana Alam Baru di Sobang Pandeglang

Pandeglang, Pilarnusantara.id – Belasan rumah terdampak fenomena pergerakan tanah di Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang, Banten. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pandeglang menyebut bencana ini baru sekali terjadi di Kecamatan Sobang.

“Fenomena tanah bergerak ini kita catat sebagai fenomena baru di Sobang,” kata Sekretaris BPBD Pandeglang, Rahmat Zultika, kepada Pilarnusantara, Jumat (18/3/2022).

Dia mengatakan akan mendalami lebih lanjut terkait fenomena bencana tersebut. “Tambah lagi mereka membangunnya tempat yang normal ataukah di tebing,” katanya.

Dia mengaku pihaknya baru mendapatkan laporan mengenai bencana pergerakan tanah dari pihak Kecamatan Sobang itu pada Rabu (16/3). BPBD Pandeglang pun akan koordinasi dengan pihak Kecamatan Sobang dan BPBD Kecamatan Sobang hari ini.

“Nanti pak camat datang bagaimana nanti camat menyampaikan kondisi di sana,” ucapnya.

BPBD Pandeglang juga akan membahas soal rencana relokasi warga yang terdampak fenomena tanah bergerak.

15 Rumah di Pandeglang Rusak Akibat Tanah Bergerak

Sebelumnya diberitakan, ada 14 rumah yang rusak dan 1 rumah ambruk akibat pergerakan tanah yang terjadi di Kampung Sumur Batu, Desa Bojenwetan, Kecamatan Sobang, Pandeglang. Kejadian tersebut sudah terjadi pada awal tahun 2022.

“Tanah bergerak sudah tiga bulan, kerasa dikit-dikit. Apalagi kalau hujan deras terlihat tuh tanah amblas ke bawah,” kata warga Sumur Batu, Solihin.

Rumah ambruk terjadi pada Rabu (9/3) pukul 12.30 WIB. Pergerakan tanah juga menyebabkan dinding dan lantai rumah rusak bahkan ada yang amblas.

Sejumlah warga mengungsi ke kebun karena takut rumahnya ambruk akibat fenomena pergerakan tanah.