DPR Sentil Mendag soal Mafia Minyak Goreng: Umumkan Saja

Ketua Komisi IV DPR Sudin menyentil Mendag M Lutfi yang belum mengungkap nama mafia minyak goreng hingga saat ini.
Follow Us

Jurnal Pilar | DPR Sentil Mendag soal Mafia Minyak Goreng: Umumkan Saja

Jakarta, Pilarnusantara.id – Ketua Komisi IV DPR Sudin menyentil Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi yang hingga saat ini belum menepati janjinya membuka nama-nama mafia minyak goreng seperti yang ia sampaikan di hadapan anggota DPR RI.

Sudin ‘menyentil’ Lutfi dengan menyindir bahwa seorang pejabat negara juga harus menanggung risiko yang dihadapi. Ia tak merinci risiko yang dimaksud.

“Seorang pejabat jangan hanya mau enaknya, risikonya pun harus ditanggung. Jangan bilang ‘besok saya umumkan’ tapi sudah seminggu loh ini tapi nyatanya enggak ada,” imbuhnya saat ditemui di Gedung DPR RI, Senin (30/3).

Bacaan Lainnya

Sudin menilai bungkamnya Lutfi dikarenakan ia masih bingung jika mafia yang ia maksud benar ada atau tidak.

“Kalau kata saya dia (Lutfi) bingung, mafianya antara ada dan tiada. Kalau ada kan kenapa bilang besok saya umumkan? Umumkan saja langsung,” tegas Sudin.

Pada Kamis (17/3) lalu, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi memastikan tiga tersangka penimbun atau mafia minyak goreng ditangkap dan diumumkan hari ini, Senin (21/3).

Ia juga berjanji akan mengumumkan nama calon tersangka tersebut pada minggu setelahnya. Namun, hingga kini Lutfi belum kunjung menepati janjinya.

“Saya akan pastikan mereka ditangkap dan calon tersangkanya akan diumumkan pada hari Senin, baik itu yang mengalihkan minyak (goreng) subsidi ke minyak industri, yang diekspor ke luar negeri, yang di-repack,” ujar Lutfi saat itu di hadapan Komisi VI DPR RI.

Ia mengaku telah menyerahkan nama-nama tersangka mafia minyak goreng kepada pihak kepolisian. Menurutnya, pihak kepolisian sudah mulai memeriksa pelaku.

“Saya tidak mau sebut nama karena ini kan azas praduga tak bersalah. Tetapi kami sudah temukan dan ini jumlahnya ribuan ton (minyak goreng yang ditimbun),” ungkapnya.