Effendy Choiri: Partai NasDem Harus Punya Legislatif dan Ekskutive

Gus Choi Didampingi oleh Indra Jaya, dan Dian Novita
Follow Us

Jurnal Pilar | Iskandar Purnomo Hadi

Kota Tangerang, PILARNUSANTARA.ID – Membangun Indonesia tidak cukup hanya dengan punya legislative tapi juga dengan memiliki eksekutive, kata DR. Ahmad Effendy Choirrie, MAG., MH Ketua Tim Pemenangan DPP Partai NasDem untuk Teritorial Jawa 1 (DKI Jakarta dan Banten).

Effendy Choiri atau Gus Choi mengungkapkan hal tersebut saat menghadiri Pengukuhan Koordinator Daerah (Korda) Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Tangerang A oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Propinsi Banten, Drs. Edi Ariadi, MSi., di Kota Tangerang, Sabtu (15/10).

Bacaan Lainnya

Gus Choi didampingi Bacaleg DPR RI Indra Jaya, ST., SH., seorang aktifis sosial dan Pengusaha Muda yang sukses di Kota Tangerang serta Bacaleg DPR RI Dian Novita seorang aktifis dan Ketua Perempuan Tani Indonesia.

Ditambahkannya, kita membangun Indonesia itu tidak cukup hanya dengan legislative. Yang berperan utama dalam pembangunan melaksanakan program-program untuk mencapai cita-cita sesuai dengan tujuan pendirian Indonesia itu semua adalah eksekutive, tambah mantan politisi PKB ini.

“Perintah Ketua Umum berdasarkan hasil Rakernas, hasil rapat-rapat di Bapilu, minimal NasDem di seluruh wilayah Indonesia setiap dapil terisi satu-satu, minimal, tidak boleh kosong,” tambahnya.

Kalau ada peluang yang memungkinkan yang menjadi bacaleg luar biasa, maka kerjanya tidak boleh hanya terjejak, kerjanya harus ditingkatkan, mobilitasnya harus ditingkatkan untuk mencapai target lebih dari dua.

Apabila ini terjadi di seluruh Indonesia maka Partai Nasdem minimal akan menjadi Partai Runner Up, juara dua, ungkapnya.

“Kita ingin tidak hanya punya legislative tapi juga punya eksekutive. Punya Presiden, punya Gubernur, punya Walikota, dan punya Bupati. Baru itu kita ideal melaksanakan program-program sesuai dengan keinginan rakyat,” papar Gus Choi.

Kalau hanya punya legislative tapi tidak punya eksekutive maka agak repot. Punya legislative, tidak punya Bupati dan Walikota juga tidak efektif untuk menyampaikan aspirasi dan keinginan rakyat.

Kita punya Presiden tapi legislativenya sedikit maka kerjanya jadi tidak efektif karena setiap programnya tidak dapat berjalan mulus.

Oleh karena itu, kita harus punya legislative yang banyak dan memiliki eksekutive agar kita dapat melaksanakan aspirasi rakyat dengan baik, pungkas Gus Choi.