Janji Ade Armando Bakal Semakin ‘Gila’ Usai Pulih dari Rumah Sakit

Ade Armando disebut bakal lebih 'menggila' setelah pulih dari insiden pengeroyokan yang dialaminya dalam aksi unjuk rasa di DPR, pada Senin (11/4) kemarin.
Follow Us

Jurnal Pilar | Janji Ade Armando Bakal Semakin ‘Gila’ Usai Pulih dari Rumah Sakit

Jakarta, Pilarnusantara.id – Ade Armando disebut bakal lebih ‘menggila’ setelah pulih dari insiden pengeroyokan yang dialaminya dalam aksi unjuk rasa di DPR, pada Senin (11/4) kemarin.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie usai menjenguk Ade yang tengah dirawat intensif di Rumah Sakit Siloam Semanggi pada Selasa (12/4).

Bacaan Lainnya

Berdasarkan penuturan Grace, tidak ada ketakutan dalam diri Ade meskipun dirinya telah menjadi korban pengeroyokan hingga babak belur oleh massa tak dikenal.

“Tadi dia bilang dengan suara tidak gentar sedikit pun, jangan kalian pikir saya akan takut dan diam, saya justru akan semakin gila setelah ini,” kata Grace lewat akun Instagram pribadinya, Selasa (12/4).

Kendati demikian, Grace tidak merinci lebih jauh pernyataan dosen FISIP UI tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, ia mengatakan, seluruh pengurus dan kader PSI mengutuk aksi kekerasan terhadap Ade. Grace juga mendesak agar aktor intelektual di balik insiden itu segera ditangkap dan dihukum berat.

Berdasarkan saksi mata, kata dia, pelaku pengeroyokan juga bukan dari kelompok mahasiswa. Sebab, insiden terjadi beberapa saat setelah mahasiswa mulai meninggalkan lokasi aksi di depan gerbang utama kompleks parlemen.

“Kalau melihat video dan bahasa yang mereka pakai, para pelaku adalah kelompok penyusup, orang-orang cacat logika yang sering dikritisi Bang Ade selama ini,” pungkasnya.

Ade Armando menjadi korban pengeroyokan dalam aksi unjuk rasa oleh mahasiswa di depan DPR, Senin (11/4) lalu. Aksi yang digelar oleh aliansi mahasiswa yang tergabung dalam BEM SI itu menolak wacana penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden.

Polisi hingga kini telah menetapkan enam tersangka dalam insiden itu. Namun, dari jumlah itu empat di antaranya masih buron. Polisi menduga pada pelaku bukan dari kelompok mahasiswa.

Ade sampai saat ini masih dirawat di rumah sakit. Dia mengalami pendarahan di bagian otak belakang.

“Hasil CT Scan tadi malam itu menunjukkan bang Ade pendarahan di otak belakangnya. Jadi itu memanjang, mungkin pukulannya terlalu keras dan berkali-kali, bertubi-tubi,” kata Sekretaris Jenderal PIS, Nong Darol Mahmada di RS Siloam Semanggi, Selasa (12/4).