Jokowi Ingatkan Istri TNI-Polri Tak Undang Penceramah Semaunya

Follow Us

Jurnal Pilar | Naufal Juliansyah

Tangerang, Pilarnusantara.id— Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan agar keluarga anggota TNI-Polri harus ikut disiplin. Salah satu bentuk kedisiplinannya yakni Jokowi meminta agar istri-istri TNI-Polri tidak sembarangan mengundang penceramah agama.

Jokowi mulanya menggangukan disiplin nasional untuk seluruh anggota TNI-Polri. Menurutnya, kedisiplinan ini juga harus diterapkan dalam keluarga mereka.

“Hal seperti ini harus mulai dikencangkan lagi. Supaya masyarakat itu melihat dan bisa kita bawa juga ke arah kedisiplinan nasional. Ini bukan hanya bapak ibu yang bekerja (sebagai TNI-Polri), tapi yang di rumah juga sama,” ujar Jokowi saat memberikan sambutan dalam Rapat Pimpinan TNI-Polri di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Selasa (1/3).

Bacaan Lainnya

“Hati-hati, ibu-ibu kita juga sama, kedisiplinnya harus sama. Enggak bisa ibu-ibu manggil, ngumpulin ibu-ibu yang lain, manggil penceramah semaunya atas nama demokrasi,” lanjut Jokowi.

Menurut Jokowi, TNI-Polri bisa mengkoordinir pemanggilan para penceramah atau pemuka agama untuk istri maupun keluarga mereka. Hal ini untuk meminimalkan penyebaran paham-paham radikal.

“Sekali lagi, di tentara, polisi, enggak bisa seperti itu. Harus dikoordinir oleh kesatuan. Makro dan mikronya harus kita juga. Tahu-tahu undang penceramah radikal, hati-hati,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Jokowi turut menekankan bahwa TNI-Polri wajib mendukung pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) dari Jakarta ke Kalimantan Timur.

Eks Gubernur DKI Jakarta itu menegaskan bahwa pemindahan IKN merupakan keputusan dari pemerintah yang sudah mendapat persetujuan dari DPR. Oleh sebab itu, menurutnya, TNI-Polri harus mendukung kebijakan tersebut.

“Misalnya bicara mengenai IKN, enggak setuju IKN. Itu sudah diputuskan oleh pemerintah dan disetujui DPR. Kalau di dalam disiplin TNI – Polri sudah tidak bisa diperdebatkan. Karena disiplin tentara dan polisi beda dengan sipil, dan dibatasi oleh aturan pimpinan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan