Jokowi Kaget Heru Mampu Garap Sodetan Ciliwung yang Mangkrak 6 Tahun

Presiden Joko Widodo memuji kinerja Heru soal penuntasan lahan sodetan Ciliwung. (Tangkapan layar instagram @Jokowi)
Follow Us

Jurnal Pilar | Ibnu Sayyid Daffa

Jakarta, Pilarnusantara.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat kaget hingga akhirnya memuji Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono yang mampu membebaskan lahan pembangunan sodetan Sungai Ciliwung menuju Kanal Banjir Timur (KBT).

Jokowi mengatakan proyek itu sempat mangkrak selama enam tahun karena terkendala pembebasan lahan.

Bacaan Lainnya

“Pembebasan (kendala), tadi saya sampaikan. Saya juga kaget, dikerjakan oleh Pak Gubernur Heru, saya gak tau pendekatannya apa, tapi selesai. Makanya saya ke sini tadi karena udah selesai,” kata Jokowi usai meninjau sodetan, Selasa (24/1).

Ia mengatakan pembebasan lahan telah dilakukan beberapa waktu belakangan. Setelahnya, proses pembangunan kembali dilanjutkan dengan target selesai April mendatang.

Jokowi menyebut pembangunan sodetan itu akan sangat mengurangi banjir Jakarta.

“Ini akan mengurangi banyak sekali lahan genangan, lahan banjir yang ada di Jakarta, karena ini dari Sungai Ciliwung, kalau sudah dibuka siaga 4 itu akan mengurangi 33 meter kubik per detik. gede banget. Kemudian kalau pada siaga 1, 63 meter kubik per detik,” katanya.

Jokowi menyebut usai sodetan itu, penanganan banjir Jakarta tinggal melakukan normalisasi sungai hingga pembangunan tanggul untuk mencegah banjir rob.

“Pompa yang ada di sungai-sungai dan juga normalisasi Ciliwung, normalisasi 12 sungai yang ada…. kalau kita ingin Jakarta tidak banjir, plus yang di utara banjir rob, baik dengan tanggul laut maupun dengan giant sea wall itu juga segera dimulai, saya udah perintahkan Gubernur DKI,” katanya.

Sebelumnya, untuk melanjutkan proyek pembangunan itu, Pemerintah Kota Jakarta Timur menertibkan sebanyak 59 bangunan di Jalan IPN Kebon Nanas, RT 009 RW 06, Kelurahan Cipinang Besar Selatan, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (12/1)

“Diharapkan dengan terbangunnya sodetan, rumah warga yang berada dekat aliran kali Ciliwung bisa terbebas dari banjir,” kata Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, M Anwar.