Kemenparekraf Gandeng Traveloka Kembangkan Sektor Parekraf

Follow Us

Jurnal Pilarnusantara | Daniel Ifna Pratama

Jakarta, pilarnusantara.id – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) kembali menjalin menggandeng Traveloka guna bekerja sama mengembangkan dan memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) melalui program-program yang tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu.

Kolaborasi ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf, Ni Made Ayu Marthini dengan Vice President of Public Policy and Government Relations and Sustainability Traveloka, Widyasari Listyowulan.

Bacaan Lainnya

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dan Co-Founder Traveloka, Albert turut menyaksikan prosesi penandatanganan MoU yang berlangsung dalam “The Weekly Brief With Sandi Uno”, di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Selasa (24/1/2023).

Ruang lingkup kerja sama dengan Traveloka meliputi pelatihan digital untuk SDM Parekraf, promosi destinasi wisata, penguatan digitalisasi, hingga pendukungan penyelenggaraan kegiatan (events).

Dengan melanjutkan kerja sama antara Kemenparekraf dan Traveloka yang sudah terjalin erat sejak 2018, Menparekraf Sandiaga optimistis capaian target di sektor parekraf, khususnya kunjungan wisman maupun pergerakan wisnus #DiIndonesiaAja dapat terpenuhi.

Dimana tahun 2023 ini devisa pariwisata ditargetkan antara 2,07 miliar – 5,95 miliar dolar AS. Kunjungan wisatawan mancanegara sebesar 3,5 juta – 7,4 juta kunjungan. Wisatawan nusantara sebesar 1,2 miliar – 1,4 miliar pergerakan.

“Tapi yang terpenting lapangan kerja yang ingin kita ciptakan adalah 4,4 juta lapangan kerja baru hingga tahun 2024,” kata Menparekraf.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf, Ni Made Ayu Marthini menambahkan kerja sama kali ini akan lebih fokus pada segmen pasar generasi Z. Dimana pascapandemi generasi Z dinilai agile dan adaptif yang membuat mereka dapat bekerja di destinasi mana saja dan kapan saja.

“Ini adalah modal atau kesempatan untuk kita menggali, memanfaatkan, dan memberikan beragam informasi menarik (seputar parekraf), sehingga selain bekerja di mana aja, mereka bisa berwisata di mana aja. Jadi ini kerja sama yang bagus sekali dan baru kita lakukan dengan Traveloka,” kata Made.

Co-Founder Traveloka, Albert menyampaikan dalam mempromosikan destinasi wisata utamanya akan diperkuat pada lima destinasi pariwisata super prioritas.

“Dan juga kita bisa mengembangkan event-event terutama event pada Kharisma Event Nusantara itu bisa dipromosikan lagi bukan cuma untuk dalam negeri tetapi untuk masyarakat global,” ujarnya.

Sementara Vice President of Public Policy and Government Relations and Sustainability Traveloka, Widyasari Listyowulan, menambahkan pihaknya siap mendukung dan menyukseskan program-program Kemenparekraf/Baparekraf.