Kesal Akibat Sering Dipalak Untuk Membeli Miras, Pelaku Nekat Membacok Punggung Korban

Share, Like, And Comment

Korensponden NTB : Hasyem | Editor : Ladien

Tidak terima atas tindakan korban yang memaksa meminta uang kepada pelaku untuk membeli Miras dan korban melakukan penganiayaan terhadap orang tua pelaku sehingga pelaku merasa kesal dan langsung membacok korban

Sape Bima, PilarNusantara.id – Minggu,10 Oktober 2021 pukul 19.00 wita, bertempat di Rt 10 Rw 04 Dusun Lawage Desa Naru Barat Kec Sape Kab. Bima telah terjadi tindak pidana pembacokan terhadap korban Sdr. Iwansyah, 35 tahun, pegawai koperasi swasta asal Ds. Naru Barat Kec. Sape Kab Bima yang dilakukan oleh Sdr. Ridwan, 20 tahun, pegawai koperasi swasta asal Ds. Naru Barat Kec Sape Kab Bima yang mengakibatkan korban mengalami luka bacok dipunggung kiri, pinggang bawah kanan, tangan kiri dan tangan kanan, adapun penyebab terjadinya aksi pembacokan tersebut karena pelaku merasa kesal terhadap korban yang meminta uang secara paksa kepada Pelaku untuk membeli Minuman Keras (Miras)

Kronologis kejadian :

Pukul 18.00 Wita pada awalnya korban bersama beberapa rekan lainya sedang duduk sambil mengkonsumsi minuman keras jenis Sofi di jln. Lintas pelabuhan sape tepatnya di cabang 4 sebelah selatan masjid besar Desa Naru Kecamatan Sape Kab Bima, korban tiba-tiba memberhentikan Pelaku yang kebetulan sedang lewat dan Korban minta sejumlah uang kepada pelaku untuk menambah membeli minuman keras sehingga terjadi cekcok mulut antara pelaku dan korban.

Pukul 19.00 wita korban dalam keadaan mabuk mendatangi rumah pelaku dan mengeluarkan sebilah golok lalu ingin menikam orang tua laki-laki dari pelaku. Melihat orang tuanya ingin di aniaya oleh korban, pelaku mengambil sebilah parang lalu membacok korban.

Kasus pembacokan tersebut saat ini sedang di tangani oleh aparat Kepolisian Polsek Sape untuk di proses secara hukum. Dengan adanya kejadian tersebut aparat Babinsa dan Babinkamtibmas melaksanakan penggalangan dengan pihak keluarga korban maupun warga lainya agar permasalahan di serahkan sepenuhnya kepada pihak Kepolisian. (Hasyem)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *