Korban Investasi Bodong Minyak Goreng di Tangerang Terus Bertambah

Follow Us

PilarNusantara.id, Tangerang – Korban investasi bodong minyak goreng di Kecamatan Priuk, Kota Tangerang terus bertambah. Mereka secara bergelombang melapor ke Polsek Jatiuwung. “Hari ini saja, ada 10 korban yang datang melapor,” ujar Kapolsek Jatiuwung Komisaris Zazali Haryono, Kamis, 9 Desember 2021.

Sehingga sampai saat ini total korban yang melapor sudah mencapai 60 orang. “Jumlah korban kami perkirakan masih akan terus bertambah,” kata Zazali.

Zazali mengatakan para korban mengaku tergiur dengan iming-iming mendapatkan keuntungan besar dari investasi minyak goreng yang ditawarkan RF, 45 tahun. “Ada korban yang setorkan uang hingga ratusan juta,” ujarnya.

Menurut Zazali, RF yang merupakan pedagang sembako keliling telah tiga tahun menjalankan investasi minyak goreng bodong ini. Modus yang digunakan wanita yang tinggal di kompleks perumahan Total Persada, Priuk, Kota Tangerang ini menawarkan keuntungan besar dengan investasi minyak goreng. “Awalnya berjalan lancar, investasi beberapa anggota bisa kembali dan mendapatkan keuntungan.”

Namun, seiring berjalannya waktu jumlah anggota semakin banyak. RF, kata Zazali, yang semula menawarkan investasi kecil kecilan dengan nilai belasan juta semakin berani menawarkan investasi hingga ratusan juta. “Anggotanya semakin banyak dan RF semakin terlilit memutar uang yang masuk.”

Dari 50 korban yang resmi melapor total investasi yang dikelola RF mencapai Rp 6 miliar. dan Polisi hingga kini masih terus melakukan pendataan dan membuka laporan bagi para korban investasi minyak goreng bodong tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *