Pangdam Sriwijaya Lepas 400 Prajurit TNI Disebar di 17 Kabupaten Papua

Follow Us

Jurnal Pilar | Pangdam Sriwijaya Lepas 400 Prajurit TNI Disebar di 17 Kabupaten Papua

Jakarta, Pilarnusantara.id – Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi melepas keberangkatan 400 Prajurit Yonif Raider 142/Ksatria Jaya yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Organik menuju Papua, di Dermaga Pelabuhan Boom Baru, Jumat (18/3).

Ratusan prajurit Satgas Organik itu berangkat ke wilayah Papua menggunakan KRI Teluk Bentuni – 520. Mereka akan melakukan perjalanan melalui jalur laut ke Papua yang ditempuh sekitar 10 hari.

Agus mengatakan, pasukan tersebut diberangkatkan untuk melaksanakan tugas pokok terkait Pembinaan Teritorial (Binter) dan Komunikasi Sosial (Komsos) di Papua selama sembilan bulan.

Agus mengingatkan, pelaksanaan tugas operasi kali ini mengalami perubahan dari operasi tempur menjadi tugas teritorial sehingga harus dilaksanakan secara humanis dan menghindari cara-cara kekerasan.

“Sebagaimana kita pahami bersama bahwa pola operasi strategi yang dilaksanakan di Provinsi Papua dan Papua Barat telah mengalami perubahan konsep operasi, dari operasi tempur menjadi tugas Kodim dan Koramil dengan sebutan Satgas Satuan Organik,” kata Agus mengutip Antara.

Agus mengklaim semua kegiatan operasi di Papua dilaksanakan secara humanis atau kemanusiaan, dengan melaksanakan kegiatan pembinaan Teritorial dan Komunikasi Sosial serta menghindari cara-cara kekerasan.

Di sisi lain, Pangdam berpesan kepada prajurit Satgas Yonif Raider 142/KJ untuk menghindari pelanggaran sekecil apapun. Selanjutnya, menerapkan protokol kesehatan dimanapun berada untuk mencegah penularan penyakit di daerah penugasan seperti COVID-19, HIV dan Malaria

“Tetap waspada, jangan ceroboh atau menganggap remeh apapun selama di daerah penugasan,” katanya.

Selama menjalankan tugas, Satgas Organik RI-PNG Yonif Raider 142/KJ tersebut akan menempati enam Pos Ramil dan tujuh pos dari Mabes TNI, namun di lokasi menempati 17 pos yang tersebar di 17 Kabupaten di wilayah Papua.

Selain dilengkapi dengan peralatan dan kemampuan bertempur, Yonif Raider 142/KJ juga dibekali dengan penunjang teritorial, yakni seragam anak sekolah, obat-obatan, perlengkapan ibadah.

Bahkan membawa serta bibit pohon pinang dalam jumlah yang banyak untuk membantu kebutuhan masyarakat di Papua yang sebagian besar bertani pinang.