Pembina klub Bola Volly Adios, H. Taufik Abbas Yang Juga Waketum Bidang Agama & Dakwah FKMB, Suppor Penuh Team U-18 Adios Padang

Follow Us

Kota Tangerang, PilarNusantara,id – H. Taufik Abbas yang merupakan Waketum Bidang Agama dan Dakwah di Organisasi Forum Komunikasi Minangkabau Bersatu, atau sering dikenal dengan sebutan FKMB, beliau juga merupakan Pembina Bidang Olah Raga Bola Volly di Club Adios Padang, memberikan support penuh kepada para team yang akan berlaga di Gelanggang Olah Raga Bulungan, Jakarta Selatan.

Sosok H. Taufik Abbas, yang dulu nya merupakan mantan pemain bola volly yang handal, yang selalu mewakili propinsi sumatra barat, di ajang olah raga nasional yang di adakan di jakarta, kini merupakan salah satu tokoh pemuda sumbar yang selalu mengelorakan dan memberi spirit kepada para pemuda dan pemudi asal sumatra barat, agar terus mengali potensi diri dan mengembangkan prestasi terutama di bidang olah raga, karena beliau teringgat semboyan yang sering di ucapkan oleh para mantan atlit dan rekan rekan nya, “KOMPETISI OLAHRAGA MERUPAKAN AJANG PEMERSATU BANGSA”, ungkap Beliau

Bacaan Lainnya

H. Taufik Abbas, yang hijrah ke kota jakarta sekitar 30 tahun lalu, meninggalkan kampung halamannya di padang pariaman sumbar, merantau dan megadu nasib di ibukota, dan kini menjadi salah satu pengusaha, namun dibalik kesuksesannya, beliau banyak mencurahkan hidupnya untuk organisasi sosial kemasyarakatan dan kini bergabung di salah satu organisasi Forum Komunikasi Minangkabau Bersatu, yang berlandaskan asas “ADAT BESANDI SARAK, SARAK BESANDI KITABULLAH”, dengan mengemban amanah sebagai Waketum Bidang Agama dan Dakwah di DPP FKMB Kota Tangerang.

Saat di hubungi oleh Media PilarNusantara, beliau bercerita tentang beberapa hal tentang perkembangan olahraga di propinsi sumatra barat, terutama bidang olahraga Bola Volly dan Pencak Silat, yang merupakan olahraga kebanggan ditanah sumbar dan pernah mengukir nama nama pemuda pemudi sumbar di kanca olahraga nasional dan internasional, seperti Dio Zulfikri dan Raehan Andiko Firli yang merupakan atlet bola volly asal club Adios Padang. dan begitu juga dengan olahraga pencak silat, yang diwakili oleh salah satu putri dari sumbar yang merupakan anak yatim yang memiliki potensi besar di cabang olahraga pencak silat, untuk mengikuti kompetisi pencak silat di padepokan silat Taman Mini, di bawa asuhan Pelatih Silat saudara Rae Monz dan Yuharmen Usman. yang menginisiatif dan mengkoordinir beberapa atlit yang mengikuti kompetisi tersebut dengan dana swadaya dari atlet dan pelatih, Hal ini begitu miris di telingga H. Taufik Abbas, saat mendengar keluh kesah dari pelatih maupun atlit, karena kurangnya support dan dukungan baik moril maupun materi dari pihak pemkot propinsi sumbar.

Dengan kejadian seperti yang dialami oleh teman teman, baik pelatih maupun atlit, menjadi catatan positif yang perlu diambil hikmah nya, ungkap H. Taufik Abbas karena segala sesuatu perjuangan tanpa spirit dan dukungan dari berbagai pihak, maka hal itu akan menjadi catatan sejarah untuk perkembangan olahraga di propinsi sumbar. namun di balik semua itu, ada hikmah yang besar yang perlu di petik oleh berbagai kalangan, terutama warga perantau yang telah sukses di ibukota, untuk ikut andil dan ambil bagian dalam rangka memajukan pemuda dan pemuda sumatra barat baik dibidang olahraga maupun disektor dan lini yang lain, harapan dari H. Taufik Abbas, seraya menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat sumbar baik yang ada di ranah maupun di rantau. (red/ladien)