Penjahat Menggunakan Rp 320 Juta yang Diperoleh Dengan Membobol BCA Untuk Berjudi dan Membeli iPhone 13 Pro Max

Follow Us

Jurnal Pilarnusantara | Ahmad Faiza Chalik

Surabaya, Pilarnusantara.id – Thoha diadili sebagai tersangka utama dalam kasus Rp. Kasus pembobolan rekening BCA 320 juta yang dilakukan tukang becak Setu. Thoha mengaku menggunakan dana Muin Zachry untuk membeli iPhone 13 Pro Max untuk digunakan berjudi selama uji coba.
Dilansir dari detikJatim, sidang digelar baik untuk Thoha maupun Setu.

Hakim Agung Marper Pandiangan menanyakan untuk apa Thoha memanfaatkan uang yang berhasil dibobol Muin.

Bacaan Lainnya

“Sebagian saya gunakan untuk membeli Vivo A57 dan iPhone Pro 13 Pro Max untuk melunasi hutang, bermain game, dan menutupi biaya sekolah anak saya di pesantren. Sisa Rp 48.000.000 disita sebagai barang bukti” Selasa (24/1/2023), di Gedung Pengadilan PN Sari II Surabaya, Thoha menjawab pertanyaan Marper.

Marper tetap bertahan dalam interogasinya. Ia menanyakan berapa lama Thoha menghabiskan tambahan Rp. 275 juta yang dijadikan barang bukti. Sekitar dua bulan yang indah,” jawab Thoha.

Sebelumnya, Thoha juga mencoba menjelaskan bagaimana dia mengetahui ayah Muin memiliki uang di rekening BCA-nya sebesar Rp 345 juta. Thoha percaya bahwa ketika dia terlibat dalam bisnis, Muin sendiri yang mengajarinya.

“Ketika Muin dan saya bincang-bincang bersama, saya percaya saya punya uang dan kita bisa berbisnis bersama. Saksi sendiri diperkirakan 345 juta,” Thoha menanyakan soal Jaksa Penuntut Umum (JPU).

JPU terus menjawab pertanyaan tersebut. Dari mana Thoha mengetahui nomor PIN BCA untuk Muin? Pria berambut cepak ini tahu bahwa perbuatannya selalu menggerogoti HP Muin.

Seru Thoha, “Saya mengintip pas Saksi Muin buka m-banking.”