Penjualan Mobil Hybrid Lewati Diesel di Eropa Tahun Lalu

Ilustrasi mobil hybrid.
Follow Us

Jakarta, PilarNusantara.id – Konsumen di Eropa mulai meninggalkan mobil bensin dan diesel. Mereka beralih ke mobil hybrid yang dinilai lebih hemat bahan bakar dan ramah lingkungan.

Penjualan mobil hybrid di Eropa sepanjang 2021 mencapai 1.901.239 unit atau lebih banyak untuk kali pertama dibanding mobil bermesin lain. Perbedaannya sangat tipis, cuma 48 unit.

Sementara mobil diesel yang terlego di Eropa pada periode serupa 1.901.191 unit. Angka penjualan hybrid disebut naik dari sebelumnya 1,1 juta unit pada 2020, sedangkan diesel turun drastis atau sepertiga dari sebelumnya 2,77 juta unit.

Kuat dugaan salah satu pencetus kenapa mobil diesel surut peminat akibat skandal ‘dieselgate’ sejak 2015.

Sementara itu, penjualan mobil hybrid juga naik yang diakibatkan subsidi pemerintah bakal mobil rendah atau nol emisi yang berlaku sebagai bagian dari program pemulihan pandemi.

Hal itu juga yang lantas mendongkrak penjualan menjadi lebih dari satu juta pada 2020.

Untuk diketahui, mobil berteknologi hibrida dan plug-in sebagai salah satu upaya pabrikan sebelum menghasilkan mobil-mobil bertenaga listrik penuh.

Namun di satu sisi produsen mendapat kritik dari kelompok lingkungan karena penelitian telah menunjukkan pengemudi lebih mengandalkan mesin pembakaran internal daripada baterai, sehingga kurang efektif dalam menekan emisi.

Sementara itu pada 2021, penjualan kendaraan baterai-listrik tumbuh sebesar 63,1 persen menjadi hampir 878.500 unit. Kemudian penjualan plug-in hybrid tumbuh 70,7 persen menjadi hampir 867.100 unit, mengutip Autoblog.

Tinggalkan Balasan