Polisi Tangkap Penganiaya Ade Armando, Diduga Pelaku Pemukulan Pertama

Ketua Pergerakan Indonesia untuk Semua (PIS) Ade Armando babak belur dihajar sekelompok orang di kawasan Gedung DPR RI, Senin (11/4).
Follow Us

Jurnal Pilar | Polisi Tangkap Penganiaya Ade Armando, Diduga Pelaku Pemukulan Pertama

Jakarta, Pilarnusantara.id – Polisi kembali menangkap satu tersangka pemukulan dan pengeroyokan terhadap pegiat media sosial, Ade Armando.

Satu tersangka yang berhasil diringkus ini diketahui bernama Dhia Ul Haq. Dari informasi yang beredar, Dhia ditangkap di daerah Serpong pada Rabu (13/4) dini hari.

“Sudah, sudah diamankan,” kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat kepada wartawan, Rabu (13/4).

Bacaan Lainnya

Berdasarkan informasi yang beredar, diduga Dhia Ul Haq merupakan orang yang pertama kali melakukan pemukulan terhadap Ade.

Kendati demikian, Tubagus belum menjelaskan lebih lanjut ihwal penangkapan terhadap yang bersangkutan. “Nanti kita rilis sekalian,” ujarnya.

Ade Armando dipukuli sekelompok orang di depan Gedung MPR/DPR saat mahasiswa menggelar aksi menolak penundaan pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden kemarin.

Ade menjadi bulan-bulanan massa setelah sempat cekcok dengan beberapa orang. Ia langsung dihajar hingga babak belur dan tak berdaya, bahkan celananya terlepas.

Polisi berhasil menyelamatkan nyawa Ade setelah menembakkan gas air mata. Ade langsung digiring puluhan polisi masuk ke Gedung DPR. Ia langsung dibawa ke RS Siloam.

Setelah dilakukan proses penyelidikan dan penyidikan, polisi menetapkan enam orang sebagai tersangka. Dua di antaranya telah ditangkap yakni Muhamad Bagja dan Komar.

Sedangkan empat lainnya masih dalam upaya pengejaran. Polisi pun telah memberikan ultimatum kepada para tersangka untuk segera menyerahkan diri.