PT AMU, 2 Orang Diperiksa Sebagai Saksi Dugaan Korupsi

Share, Like, And Comment

Penulis : Titis Aji Willyawan | Editor : Bimantara Kusuma

Jakarta, PN.id – 2 orang saksi dari Pt. Amu siang tadi dipanggil dan diperiksa oleh kejaksaan Agung Ri  terkait dugaan korupsi. Dalam hal ini Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) Kejaksaan Agung memeriksa 2 (dua) orang saksi yang terkait dengan Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dalam Pengelolaan Keuangan PT. Askrindo Mitra Utama (PT. AMU) Tahun Anggaran 2016 s/d 2020. Selasa (12-10-2021)

Jam Pidsus melakukan pemanggilan kedua Saksi-saksi yang diduga dalam perkara korupsi pada Pt. Amu, mereka berinisial antaralain  ETK selaku Kepala Divisi Keuangan dan Investasi, diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan PT Askrindo Mitra Utama (AMU) Tahun Anggaran 2016 s/d 2020, kemudian SZ selaku Mantan Direktur Teknik PT. Asuransi Kredit Indonesia (Persero), diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan PT Askrindo Mitra Utama (AMU) Tahun Anggaran 2016 s/d 2020.

Sementara itu Jam Pidsus melakukan upaya tersebut dalam Pemeriksaan saksi untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan tentang suatu perkara pidana yang ia dengar sendiri, ia lihat sendiri dan ia alami sendiri guna menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi pada PT. Askrindo Mitra Utama (PT. AMU).

Masih dalam suasana pandemi Covid-19, untuk mencegah penyebaran wabah virus tersebut Pemeriksaan saksi dilaksanakan dengan mengikuti secara ketat protokol kesehatan antara lain dengan menerapkan 3M.

TIM SATGAS 53 MENGAMANKAN OKNUM PEJABAT STRUKTURAL PADA KEJAKSAAN NEGERI KABUPATEN MOJOKERTO

Sementara itu pada kasus yang berlainan, Kejaksaan Agung RI  mengamankan oknum Kejari Mojokerto. Tim Satuan Tugas 53 (Satgas 53) Kejaksaan Agung mengamankan seorang oknum pejabat struktural pada Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto terkait adanya laporan pengaduan masyarakat atas dugaan penyalahgunaan wewenang. Pengamanan yang dilakukan oleh Tim Satgas 53 sebagai respons cepat atas laporan masyarakat dengan melakukan klarifikasi atas kebenaran laporan masyarakat dan kemudian  selanjutnya yang bersangkutan saat ini masih dilakukan pemeriksaan di bidang pengawasan Kejaksaan Agung RI.(ts)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *