Revitalisasi Belum Rampung, TMII Batasi Pengunjung 30 Ribu

Follow Us

Jakarta, Pilarnusantara.id – Jumlah pengunjung destinasi wisata Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dibatasi sampai 30.000 orang. Kebijakan ini berlaku juga pada hari ini, Senin (2/5), bertepatan dengan hari raya Idulfitri 1443 Hijriah.

Direktur Eksekutif TMII, I Gusti Putu Ngurah Sedana mengungkapkan hal itu dilakukan lantaran revitalisasi belum rampung.

“Tahun ini hanya membatasi kuota hanya sekitar 50 persen di angka 30.000. Kebijakan tersendiri dari TMII,” kata Putu kepada wartawan di TMII, Jakarta Timur pada Senin (2/5).

Ia berkata pihaknya juga baru bisa membuka 11 arena wahana. Belasan arena wahana itu di antaranya Taman Burung, Museum Komodo, Dunia Air Tawar, dan Kereta Gantung.

Bacaan Lainnya

Selain itu, ada Taman Legenda Keong Mas, Skyworld, PP IPTEK, SS Waterpark, Istana Anak-anak Indonesia, Museum dan Anjungan Daerah.

“Paling banyak pengunjungnya Taman Legenda Keong Mas, atau Taman Burung,” kata dia.

Pihaknya menargetkan revitalisasi akan rampung pada Oktober 2022, sebelum gelaran G20 berlangsung.

“Target sebelum G20,” kata dia.

Diketahui, revitalisasi TMII dilakukan dalam rangka menyambut Presidensi KTT G20 di Indonesia. Revitalisasi ini meliputi renovasi sejumlah wahana dan fasilitas.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan dana yang dialokasikan untuk renovasi TMII sebesar Rp1,13 triliun. Biaya diambil dari anggaran percepatan pelaksanaan pembangunan infrastruktur untuk mendukung penyelenggaraan acara Internasional di Bali, DKI Jakarta, NTB, dan NTT yang disahkan dalam Perpres Nomor 116 Tahun 2021.

Adapun jumlah alokasi revitalisasi TMII mendapat porsi terbesar yakni 41 persen dari total anggaran yang mencapai sekitar 2,7 triliun.

Operasional TMII sempat tutup operasionalnya mulai Senin (11/4) hingga 29 April 2022. Namun, pada hari ini, Senin (2/5) TMII sudah buka dan didatangi oleh ribuan