Risiko Terburuk Absen 3 Bulan, Marquez Lewatkan 8 Seri MotoGP

Marc Marquez harus menanti perkembangan kondisi dirinya
Follow Us

Jurnal Pilar | Marquez Lewatkan 8 Seri MotoGP

Jakarta, Pilarnusantara.id – Marc Marquez diprediksi bisa absen selama tiga bulan akibat diplopia yang ia derita. Dengan demikian, Marquez mungkin bakal melewatkan delapan seri MotoGP 2022.

Kepastian pulih Marquez sejauh ini belum bisa dilihat secara pasti. Namun Dokter Claudio Costa mengungkapkan Marquez bisa saja absen hingga tiga bulan.

Bila risiko terburuk itu terjadi, Marquez berarti bakal melewatkan delapan seri. Dalam kurun waktu 20 Maret hingga 20 Juni mendatang, ada delapan seri yang berlangsung yaitu MotoGP Argentina, MotoGP Amerika, MotoGP Portugal, MotoGP Spanyol, MotoGP Prancis, MotoGP Italia, MotoGP Catalunya, dan MotoGP Jerman.

Bacaan Lainnya

Andai Marquez benar-benar melewatkan seri sebanyak itu, otomatis peluangnya untuk jadi juara dunia MotoGP 2022 bakal terkunci.

Sulit bagi Marquez untuk bisa mengejar selisih poin di paruh kedua musim bila ia tak bisa berlaga selama sembilan seri, termasuk di MotoGP Mandalika lalu.

Marquez saat ini masih menanti evaluasi pemeriksaan yang dijadwalkan berlangsung pekan depan. Kondisi Marquez akan kembali dipantau saat itu.

Bila Marquez tak lagi mengalami kendala dan dinyatakan fit oleh dokter, tentu ia akan bisa berlaga lebih cepat di lintasan.

“Luka pertama memunculkan bekas dan sayangnya ada fakta yang tidak menyenangkan soal ini. Fakta bahwa dia tidak dioperasi adalah hal yang baik. Apa yang dia miliki sekarang sangat ringan dan bisa selesai dalam waktu singkat dengan perawatan medis dan rehabilitasi yang memadai.”

“Menurut pendapat saya, karena ini adalah bentuk yang sangat ringan mungkin itu pembengkakan otot, sesuatu yang menonjolkan bekas luka lama. Saya pikir itu bisa selesai lebih cepat dari tiga bulan. Besok pagi dia bisa bangun dan melihat dengan jelas,” ucap dr.Costa.

Marquez sudah dua kali mengalami diplopia sebelumnya. Yang pertama tahun 2011 dan yang kedua terjadi pada akhir musim MotoGP 2021.