Shin Tae Yong Soal Timnas Indonesia U-23: Banyak Kekurangan

Shin Tae Yong masih menemukan banyak kelemahan dalam permainan Timnas Indonesia U-23.
Follow Us

Jurnal Pilar | Shin Tae Yong Soal Timnas Indonesia U-23: Banyak Kekurangan

Jakarta, Pilarnusantara.id – Pelatih Timnas Indonesia U-23, Shin Tae Yong, menilai performa Rachmat Irianto dan kawan-kawan pada laga uji tanding pertama di Korea Selatan masih memiliki banyak kekurangan.

Skuad Garuda Muda, yang akan tampil di SEA Games 2021, sudah menjalani latihan disertai dengan agenda uji tanding melawan kesebelasan setempat.

Bacaan Lainnya

Dalam laga uji tanding pertama, Timnas Indonesia U-23 berhadapan dengan Andong Science College di Haemaji Football Field yang berakhir dengan kemenangan 4-2.

Menurut Shin, Timnas Indonesia U-23 masih menampakkan kelemahan. Kendati demikian mantan gelandang timnas Korea Selatan itu bisa maklum.

“Memang para pemain sangat bekerja keras untuk pertandingan hari ini, tapi masih banyak kekurangan, dari feel permainan, timing, dan passing juga masih kurang. Para pemain menang menjalani latihan tiga kali sehari, jadi masih berat bagi pemain (belum terbiasa). Jadi pertandingan tadi lumayan saja,” terang Shin dikutip dari situs resmi PSSI.

“[Evaluasi] pertama jaga jarak, cari ruang kosong di belakang, dan membuat peluang-peluang yang baik,” tambahnya.

Dalam laga uji coba tersebut, Shin melakukan sembilan pergantian pemain pada babak kedua. Shin juga menempatkan empat pemain senior di dalam skuad, Fachruddin Aryanto, Marc Klok, Ricky Kambuaya, dan Irfan Jaya sebagai starter.

Selanjutnya Timnas Indonesia U-23 masih akan menjalani dua laga uji tanding. Shin berharap tim Merah Putih bisa memperbaiki penampilan.

“Karena ada masih ada beberapa kali uji coba, para pemain melalukan conditioning. Pemain yang cedera lakukan terapi. Para pemain harus membuat organisasi lebih baik lagi,” kata Shin.

Fachruddin pun mengamini komentar Shin mengenai latihan berat dan harapan peningkatan performa dalam laga selanjutnya.

“Karena kami habis latihan keras tiga hari kemarin, teman-teman kondisinya masih belum stabil. Mudah-mudahan kondisinya lebih baik. Ini pelajaran bagus buat kami. Ya baguslah, kami jarang kumpul, jadi sekarang bisa mengembalikan kerja sama secara tim,” ucap pemain berposisi bek tengah itu.