Situasi Terkini Siswa SMP di Jakarta Selatan Yang Disiram Cairan Misterius

Follow Us

Jurnal Pilar | Muhammad Syafei

Jakarta, Pilarnusantara.id – Dalam perjalanan pulang sekolah, dua siswa SMP 265 Jakarta terluka terkena cipratan cairan misterius. Kedua murid itu tidak terluka parah, tetapi insiden itu tetap membuat mereka trauma, menurut sekolah.

Menurut Sukendarmi, wakil kepala sekolah SMP 265 Jakarta, “kedua anak itu masih dalam tahap penyembuhan” hingga saat ini karena hanya mengalami trauma.

Bacaan Lainnya

Sukendarmi mengaku dua siswa itu membolos hari ini. Keduanya, katanya, masih terguncang dan ngeri dengan apa yang terjadi

Karena saya masih syok, saya belum (masuk sekolah) hari ini, jadi tidur siang dulu di rumah, tambahnya.

Dia mengakui bahwa cairan aneh yang terjadi pada muridnya membuatnya tercengang. Dia berharap kejadian seperti ini tidak terjadi lagi.

“Tentu kaget, pihak sekolah langsung bertindak dengan membantu korban dan memanggil orang tuanya. Tentu harapannya hal ini tidak terjadi lagi agar anak-anak bisa bersekolah dengan nyaman” ujarnya.

Video dua siswa SMP yang disemprot cairan tak dikenal di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, sebelumnya viral di media sosial. CCTV menangkap cairan yang disemprotkan.

Dua siswa SMP terlihat berkeliaran di pinggir jalan dalam rekaman yang detik.com lihat, Rabu (25/1). Kemudian seorang pengemudi terlihat mendekat dan tiba-tiba menumpahkan cairan ke pupil.

Tiga orang terpantau sedang mengoperasikan sepeda motor. Orang yang mengendarai sepeda motor menyemprotkan zat misterius itu.

Hanya satu murid yang tampaknya telah disiram dengan cairan dalam video tersebut. Kemudian siswa itu lari.

Dihubungi secara terpisah, Kapolres Tebet Kompol Chitya Intania Kusnita mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Selasa (24/1) siang. Ia mengaku rombongannya sempat mendatangi kediaman mahasiswa bernama Fathir usai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Selain menyambangi rumah korban, Fathir, Kanit Reskrim Polres Tebet juga memberikan saran kepada orang tua korban untuk melapor ke Polsek Tebet guna penyelidikan lebih lanjut, menurut Chitya.

Chitya tidak dapat memastikan substansi apa yang telah diterapkan pada kedua siswa tersebut. Dia menegaskan, persoalan tersebut masih didalami.

Dia menyatakan, “Saat ini masih dalam pemeriksaan.