Sofyan Djalil Menyatakan Mafia Tanah Saat Ini Ada di Mana-Mana, Tak Terkecuali di BPN

Share, Like, And Comment

Tangerang Selatan, PN.id – Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Negara (BPN) Sofyan Djalil menyatakan mafia tanah saat ini ada di mana-mana. Tak terkecuali di BPN.

Sofyen membeberkan cara kerja yang dilakukan para mafia tanah dalam kasus sengketa lahan biasanya memanfaatkan surat girik palsu. Dia menyebut girik itu sebagai bola liar.

“Girik itu betul-betul bola liar. Girik itu bisa taruh di mana saja. Ada istilah kita itu ‘surat cari tanah’,” kata Sofyan dalam diskusi virtual Peran Komisi Yudisial dalam Mengawasi Silang Sengkarut Kasus Pertahanan di Peradilan, Kamis (7/10).

Karena tidak lagi digunakan, banyak form girik lama tidak diawasi. Kemudian, muncul beberapa orang yang beriktikad buruk mengambil form tersebut.

Mereka lantas mempabrikasi dan mengeluarkan girik-girik lawas seolah baru. Lalu, mereka mengisi girik tersebut dengan data tanah tertentu yang menunjukkan seolah-olah itu girik dari lahan tersebut.

Sofyan juga menjelaskan modus operasi mafia tanah lainnya, yakni menggunakan Surat Keterangan Tanah (SKT) yang diterbitkan oleh kelurahan.

Menurut Sofyan, siapa saja yang datang meminta SKT maka akan diterbitkan oleh pihak kelurahan. Kasus semacam ini banyak terjadi di luar jawa.

“Surat keterangan tanah terutama di luar Jawa misalnya. Dan itu juga sumber sengketa nanti,” ujarnya.

Menurutnya, kasus sengketa lahan yang digagas mafia tanah cenderung bisa terhindar jika pegawai BPN tidak terlibat. Sebab, saat mafia tanah bertemu dengan pegawai BPN yang berintegritas, perkara yang dibawa mafia itu tidak akan berkembang.

“Jadi mafia tanah teman-temannya itu di mana-mana. Di mana salah satu yang di mana-mana? Di BPN. Jadi BPN juga kalau orang mengatakan bagian dari mafia tanah saya akui betul. Oleh karena itu kami perangi betul internal,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *