Wagub DKI Buka Suara Soal Opsi Pawang Hujan di Formula E

Ilustrasi - Pawang Hujan
Follow Us

Jurnal Pilar | Wagub DKI Buka Suara Soal Opsi Pawang Hujan di Formula E

Jakarta, Pilarnusantara.id – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan penggunaan jasa pawang hujan saat balapan Formula E di Jakarta, bakal disesuaikan dengan musim.

Formula E Jakarta, rencananya akan digelar pada Juni mendatang.

“Saya kira itu kan memang harus disesuaikan dengan musimnya. Kalau musim hujan bagaimana cara kita mengelola dengan baik,” kata Riza di Balai Kota Jakarta, Senin (21/3).

Bacaan Lainnya

Riza berharap, ke depan, gelaran event internasional dapat diselenggarakan di luar musim hujan. Khususnya untuk event yang dilaksanakan di ruang terbuka.

“Memang itu jadi perhatian kita ke depan agar event-event internasional di ruang terbuka mudah-mudahan ke depan bisa kita laksanakan tidak di musim hujan, tapi alhamdulillah bisa berlangsung baik,” katanya.

Sebelumnya, seorang pawang hujan Raden Roro Istiati Wulandari menarik perhatian di gelaran MotoGP Mandalika. Pawang yang dikenal dengan nama Rara ini masuk ke dalam Sirkuit Mandalika saat hujan deras mengguyur jelang balapan MotoGP Mandalika.

Hujan tersebut membuat waktu start bergeser dari pukul 15.00 WITA atau 14.00 WIB.

Dalam aksinya itu, Rara terlihat menggunakan mangkok emas dan pengaduk. Sembari memutar-mutarkan dan memukulkan pengaduk pada mangkok emas, ia juga merapalkan doa untuk meredakan hujan.

Di sisi lain, Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Achmad Yani meminta penyelenggara Formula E tidak menggunakan jasa pawang hujan dalam perhelatan balap mobil listrik tersebut.

Alih-alih menggunakan pawang hujan, Yani berpendapat penyelenggara Formula E bisa menggunakan teknologi untuk memodifikasi cuaca.